Daun tumbuhan sambiloto bermanfaat untuk menurunkan demam
tinggi dan malaria. Selain itu, daun tumbuhan sambiloto berkhasiat untuk
mengatasi:
- Hepatitis, infeksi saluran empedu
- Disentri basiler, tifoid, diare, influenza, radang amandel
(tonsilitis),
- Abses paru, radang paru (pneumonia), radang saluran napas
- (Bronkitis), radang ginjal akut (pielonefritis akut),
radang telinga
- Kencing nanah (gonore), kencing manis (diabetes melitus)
- Tumor trofoblas (trofoblas ganas), serta tumor paru
- Kanker: penyakit trofoblas seperti kehamilan anggur (mola
hidatidosa)
- Batuk rejan (pertusis), sesak napas (asma)
- Darah tinggi (hipertensi) (Yuniarti, 2008).
Tumbuhan sambiloto berkhasiat sebagai obat amandel, obat asam
urat, obat batuk rejan, obat diabetes melitus, obat hipertensi, hepatitis,
stroke, TBC, menguatkan daya tahan tubuh terhadap serangan flu babi dan flu
burung (Nazaruddin, 2009).
Selain itu, Wijayakusuma, et al. (1994) mengatakan
bahwa daun tumbuhan sambiloto dapat merusak sel trophocyt dan trophoblast,
berperan pada kondensasi sitoplasma dari sel tumor, pyknosis dan menghancurkan
inti sel. Dalimartha (1996) mengatakan bahwa daun tumbuhan sambiloto juga
berkhasiat sebagai obat luar untuk gatal-gatal dan untuk penawar bisa ular atau
gigitan serangga lainnya. Dan menurut Sastrapradja et al. (1978) rebusan
tanaman ini mempunyai sifat bakteriostatik dan meningkatkan daya phagositosis
sel darah putih.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar